Rizal Ramli Meninggal Dunia
PEMUKA RAKYAT - Berikut profil dan perjalanan karir Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi yang meninggal karena sakit kanker pankreas.
Ekonom Rizal Ramli dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 2 Januari 2024 malam. Rizal Ramli menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada pukul 19.30.
Kabar duka tersebut menyebar di kalangan wartawan melalui pesan singkat. Lantas siapa sosok dari mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi ini?
Berikut Tim Pemuka Rakyat telah merangkum profil dan perjalanan karirnya.
Baca juga: Siapakah Dokter Tifa yang Mengatakan Ijazah Gibran Palsu? Simak Ulasan Biodatanya
Profil Rizal Ramli
Prof. Dr. Ir. H. Rizal Ramli, MA ternyata berasal dari Padang, Sumatera Barat. Ia lahir pada 10 Desember 1954.
Ia merupakan mantan aktivis mahasiswa yang menjadi pakar ekonomi Indonesia. Dia sendiri lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Selain lulus di Bandung, Rizal juga lulusan Boston University, Amerika.
Usai menyelesaikan pendidikannya, ekonom satu ini memulai karirnya dengan membangun ECONIT Advisory Group dengan rekan-rekannya, seperti Laksamana Sukardi, Arif Arryman, dan MS Zulkarnaen.
Ekonom satu ini menikah sebanyak dua kali. Pernikahan pertamanya dengan Herawati Moelyono harus berakhir lantaran sang istri meninggal dunia akibat penyakit kanker.
Ia lalu menikah kembali untuk kedua kalinya dengan Marijani. Sayangnya ia harus kembali ditinggalkan sang istri untuk selama-lamanya lantaran Marijani mengidap penyakit kanker.
Dari pernikahannya tersebut, Rizal memiliki tiga orang anak dua orang putri dan satu orang putra. Anak-anak Rizal di antaranya Daisy Orlana Ramli, Dipo Satria Ramli dan Dhitta Puti Saraswati Ramli.
Perjalanan Karir Rizal Ramli
Ayah tiga orang anak ini menyelesaikan jenjang S1 nya di jurusan Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB).
Semasa kuliah, ia dikenal sebagai seorang aktivis yang kritis. Hal tersebut terbukti dari pengalamannya yang pernah dipenjara saat rezim Presiden Soeharto pada masa Orde Baru.
Karirnya bermula ketika ia mendirikan ECONIT Advisory Group bersama teman-temannya. Lembaga tersebut selalu kritis dalam menyoroti kebijakan pemerintah yang berkuasa.
Tak hanya mendirikan sebuah lembaga suami dari Marijani ini juga berprofesi sebagai dosen Program Magister Manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Karirnya semakin meningkat usai ia menduduki jabatan yang strategis di pemerintahan kala runtuhnya rezim orde baru.
Salah satu jabatan yang pernah ia emban di antranya ditunjuk oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada tahun 2000 untuk menjadi Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog). Namun sayangnya ia hanya menjabat selama 15 bulan.
Setelah itu ia kembali diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Kwik Kian Gie pada tahun 2000.
Lalu pada 12 Juni 2001, ia kembali berpindah karir dengan menjabat Menteri Keuangan. Ia hanya menjabat sebentar karena pada tahun 2001, posisi tersebut digantikan oleh Boediono saat pergantian kepemimpinan Abdurrahman Wahid ke Megawati.
Karirnya tak hanya berhenti sampai di situ, pada masa kepemimpinan Joko Widodo, ia kembali dipercaya untuk masuk dalam kabinet pemerintahan Presiden ke 7 itu. Ia ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Baca juga: Profil dan Biodata Lengkap Verrell Bramasta: Umur, Pendidikan, Agama hingga Perjalanan Karir
Rizal juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal atau Sekjen Economic & Social Commission of Asia and Pacific (ESCAP) yang diberikan oleh PBB pada tahun 2013.
Atas dasar keinginannya untuk mengabdi pada negara dan bangsa Indonesia, ia akhirnya menerima tawaran tersebut.
Dengan meninggalnya Rizal Ramli, Indonesia kehilangan salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam dunia ekonomi dan pemerintahan. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Tak ketinggalan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2006-2008, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Semen Gresik Tbk.***
Editor: Zumrotun N.